Jaket Merah Darah

Loenpia.net
"Neng, tolong jaket merahnya dicuci ya..."
Malam Senin lalu, disela percakapan setelah habiskan menu makan malam, ms Rinto, suami brodongku tersayang berucap.
"Duh mas. Wis pirang-pirang kali ta omongke, aku gah nek nyuci jaket kae. Loro kabeh tanganku..."
Ah, aku lupa. Seharusnya aku tidak menampik permintaan ms Rinto malam ini.
Ah, aku lupa.
Dan luka itu kembali menganga. Hanya karena penolakan itu, kami kembali berpusar di percakapan 'merah'. Adil dan tidak adil. Aku, dia, bosku dan bosnya.
Ugh! Sampai pun tadi siang, kami masih lebih suka berdiam.
Pun diamku saat Senin pagi, ketika tahu, jaket merah darah yang menjadi biang pertengkaran kami, lenyap.
Aku tahu, ms Rinto sudah membuangnya di bak sampah.
Aku letih, dan enggan bertanya ataupun komentar.
Dan tadi siang, kembali ms Rinto ucapkan tanya,"Kamu sudah ngubungi temenmu dan tanya tentang sendok obat bekasnya? Harus yang asli dari tanduk."
"Belum, mas. Jauh lebih baik jika kita ketemu langsung..Oia, spertinya aku ada temen di Loenpia yang calon dokter. Mungkin dia bisa bantu nyari tau."
"Yo wis."
Dan aku hanya membaca Suara Merdeka yang kubawa dari kantor.
Ms Rinto pun kembali tekun membaca majalah Mancing. Tak ada makan siang. Selera kami masih lenyap. Dan aku tergerak untuk sedikit rebahkan badan.
Tak kukira, ms Rinto malah ikut berbaring disebelahku.
"Pas malem Minggu kemarin dulu, waktu ms baru dateng, kita bisa juga ya tidur dempetan begini ."{kasur cadangan lainnya masih terlipat, jadikami berbaring dempetan dikasur kecil}.
"Mas, aku mau udho."
Kami pun lepaskan semua yang menutupi badan. Dan ya, terjadilah lagi SAL[Sex After Lunch] itu. SAL ke sekian. Yang hanya ada jika ms Rinto sedang off dari panggilan proyek luar kotanya.
Sex yang indah. Sex yang lepaskan semua letih kami setelah pertengkaran malam Senin lalu. Sex yang berikan energi baru, untuk kami lagi dan lagi berinteraksi, entah untuk interaksi biasa dan standar, atau pertengkaran berikutnya.
Dan ya, sekian hari setelah SAL tersebut, kami kembali membuka diri. Habiskan hari bersama, lupakan kata-kata sakit saat bertengkar, dan buka hati untuk jalani tanggung jawab sebagai istri/suami. Tidak sempurna mungkin. Tapi, yakin, baik aku, pun ms Rinto, selalu berusaha berikan yang terbaik.
Untuk diri kami sendiri, juga Salwaa.
Dan ya, pagi ini [Senin, 12 Peb], kami sudah nikmati dan saling memberi dibanyak sex-sex lainnya.
Dan ya, pagi ini, kami kembali siap berkasih-sayang, untuk kasih-sayang yang indah, pun pertengkaran yang menyakitkan.
Alhamdulillah hi robbil 'alamiin..

13 comments:

[ReTH] said...

Whuahahaha..
BunSal, wadoohhh...wadoohh!
Iki bukan bacaanku yak kayaknya. labelnya aja udah grey area, tabu neh buat diriku yg masi kecill, ekekekekek..

emang SAL se enak yg dikata orang2 itu kah? Hmm.. *elus2 dagu* ;p

Adi said...

waduh terjebak judul nih :P

Uare said...

wah, indahnya akhir sebuah pertengkaran...cuman endingnya belum boleh daku lakukan tuh ha ha

Fany said...

SAL apaan sih.. gak ngerti...
Sex After Lunch? *mengira-ngira*

BunSal said...

>> Reth : juelas uenak dunk yak :P Sex gettooooooo....

>> Adi : he he

>> Yanuar : buruan nyusul. Biar bisa dipraktekin juga :D

>> Fany : Yup, Kamu dah bener Dik..Tu, buat mempertegas dan ta masukin. Tinggal ngealrin closing-nya..mumpung gi sepi ni kantor..

andhi said...

ternyata untuk 18 tahun ke atas hehehehe.....

dik ava said...

he..he.. happy valentine aja deh.. make love not war, deh!

BunSal said...

>> Mas Andhi : he he iya..khusus buat yg udah merit dan ada orientasi buat merit :D
Thanks dah mampir ya Mas..

>> Dik Ava : Otre...Love on all of the day deh...:-)

lawabiroe said...

waduhh, aku salah moco blog...
saru ternyata...
aku kan iseh 15 taon...
ahhhh
[TERLANJUR] :D

Patty said...

Halah..halah..
SAL...emang nikmat sih hehehehe..apalagi kl lg pas ujan2 tinggal pelokan dibawah selimut..hmmmmm enak banget tuh...kekekekekekekek

Patty said...

btw..adiknya wawa kapan muncul ??

BunSal said...

>> lowo : hush-hush [gusrah lowo]. 'binatang' malem kek kamu mana tau arti SAL :P

>> Patty : Iya. Tau aja kalo enak. Kamu juga sering ya say?
He he, tabungan masih buat skolah Salwaa. Blom cukup buat biaya lahiran adiknya :-)
Thanks dah mampir lagi ya...Sun sayang ke Viany.

dewi said...

*gubraxxxxx*

lom pernah ngerasain SAL. :(

Recent

recentposts

Random

randomposts