Sambut Sinergitas Baru Pariwisata Lombok Timur

Dua tahun sudah bergabung bersama kelompok relawan, Generasi Pesona Indonesia (GenPI), chapter Lombok Sumbawa. Tepatnya provinsi Nusa Tenggara Barat.

Bupati Lotim, H Sukiman Azmi.

Kadispar Provinsi NTB, HL Moh Faozal

Menjadi bagian dari GenPI, adalah tentang berkait erat dengan beragam aktifitas kepariwisataan. Dunia yang secara tak langsung saya cintai. Di tahun awal kuliah dulu. Sesaat setelah berhasil capai puncak Rinjani setinggi 3726 meter di atas permukaan laut (mdpl), tepat di 20 tahun saya. Jeda hampir seperempat abad lalu.

Lombok indah. Indonesia indah. Sebagiannya nyata terlihat saat berada di puncak Rinjani. Keindahan yang perlahan akhirnya saya kunjungi satu per satu. Sumbawa, Bali, Jawa serta Labuham Bajo NTT.

Kini, berbagai event terkait pariwisata kerap saya hadiri. Masih dan selalu agar bisa kabarkan update terbaru. Syukur-syukur destinasi baru yang indah.

Silaturahmi Dispar Provinsi, Pemkab Lotim dan Asosiasi Pariwisata NTB

Pendopo Wakil Bupati Lombok Timur (lotim), Jumat 12 Oktober 2018 pagi ini diramaikan stakeholder pariwisata sepulau Lombok. Petinggi eksekutif Pemda Lotim yang baru dilantik, menyambut kunjungan rombongan Dinas Pariwisata Provinsi NTB.

Kadispar Provinsi NTB, HL Moh Faozal membawa serta jajaran ketua asosiasi-asosiasi kepariwisataan NTB di rombongan besarnya. Tampak Ketua Astindo, ASITA, PHRI, ASPPI, MICE, PUTRI, serta stakeholder pariwisata lainnya.

Wakil Bupati Lotim - H Rumaksi
Bersama Stakeholder Pariwisata NTB

Acara silaturahmi yang dikemas menjadi diskusi ringan, dibungkus tajuk 'Singkronisasi Program Kepariwisataan NTB Antara Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Timur serta Silaturahmi Asosiasi Pariwisata NTB'. Kadispar Provinsi NTB memberikan sambutan singkat di pembuka acara, bahwa sudah pada tempatnya pemprov dan pemkab Lotim bersinergi. Bersama-sama menyamakan langkah, selaraskan visi misi untuk optimalnya destinasi pariwisata di Lotim.

"Kami akan sering berkunjung ke Lotim. Lotim memiliki banyak sekali potensi pariwisata yang layak dikembangkan optimal," demikian sebagian dari sambutan yang disampaikan Kadispar yang akrab disapa Miq Ozal ini.

Pada sambutan kedua, disampaikan langsung oleh Bupati Lotim, HL Sukiman Azmy. Menyambut positif sinergi di penyampaian sambutan Kadispar Provinsi NTB, beliau membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi para stakeholder pariwisata kembangkan bisnis mereka di Lotim.

"Kami di Lotim menyambut baik silaturahmi awal ini. Silakan sampaikan dan koordinasikan destinasi wisata mana saja yang ingin dikembangkan. Lahan-lahan, payung-payung hukum kami bantu siapkan. Bangun hotel berbintang dan mall besar di pusat kota Selong. Bentuk UPT di kawasan pantai Pink. Kebijakan-kebijakan positif yang mendukung majunya pariwisata Lotim, siap kami dukung." Tegas Sukiman Azmy di sambutannya

Bupati juga menegaskan pandangannya, bahwa masa depan Lombok ada di sektor pariwisata. Tentunya dijalankan berdasar pada konsep Adil, Sejahtera dan Aman. Dimana potensi luasnya wilayah kabupaten ujung timur Lombok ini dan jumlah penduduk yang besar, bisa menjadi potensi awal dari pariwisata berkelanjutan yang maju.

Dua sambutan utama diselingi sharing dari para ketua asosiasi pariwisata NTB. Diantaranya, Pak Awan yang merupakan Ketua Astindo. Sharing berikutnya dan keterbukaan kerjasama ditawarkan Pak Tahrir, Ketua PUTRI NTB. Dilengkapi pula oleh sharing dari anggota dewan rakyat, serta pegiat pariwisata lainnya.

Di akhir acara, para pewarta media melanjutkan diskusi khusus dengan Kadispar Provinsi NTB. Sebagian diskusi, menyiratkan dukungan penuh pemprov untuk tetap aktifnya aktifitas pendakian ke beberapa bukit di sekitar Gunung Rinjani.

"Lotim punya Bukit Dara, Bukit Pergasingan, Bukit Propok dan yang lainnya. Spot ini masih bisa didaki, aman dan tetap menjanjikan keindahan pemandangan di kawasan Rinjani. Kami dari pemprov siap mendukung langkah-langkah Kadis Lotim terkait hal ini." 

Silaturahmi awal, pembuka dari banyak sinergi positif antar pemprov NTB, pemkab Lotim, serta stakeholder kepariwisataan NTB umumnya.

Sinergi Lintas Komunitas

Di setiap event yang sempat dan berjodoh meramaikan, kerap pula terjadi bertemu pegiat pariwisata aktif. Seperti hari ini, dua nama baru tersimpan di daftar kontak gadget saya.

Sekda, Ketua BPPD Lotim dan Kadispar Lotim.

Pak Yakob, dari dusun Pakel, desa Gunung Sari, kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat (Lobar). Pak Yakob sedang berusaha mewujudkan mimpi. Menjadikan dusun Pakel destinasi wisata baru potensial di kawasan Lobar. Konsep Desa Wisata atau Pasar Digital ia terim dengan terbuka.

"Saya hanya ingin membuka kesempatan kerja baru bagi warga dusun Pakel. Mengoptimalkan keunikan di aktifitas keseharian penduduk, menjadi kemasan wisata yang bisa memberikan penghasilan."

Lain Pak Yakob, lain pula seorang bapak setengah baya dari desa Kembang Kuning, kecamatan Sikur, Lotim. Desanya telah mendapatkan jadwal kunjungan dari Kementerian Pedesaan (Kemendes). Pengembangan potensi desa, yang kembali terkait dan akan dikemas menjadi satu destinasi wisata baru di Lotim.


Mimpi serba positif dari banyak pelosok di Lombok. Mimpi yang bukan tak mungkin terwujud. Mimpi yang membutuhkan sinergitas tak berjeda, antara pemerintah, pegiat pariwisata sendiri dan masyarakat di masing-masing desa target.

Saya? Saya hanya perangkai kata dari setiap lisan yang terucap. Namun memiliki harapan positif yang sama. Suatu hari nanti, Lombok adalah tentang pariwisata. Tak hanya tentang ke-serba-indahan. Tetapi di satu paket yang berkelanjutan, Akses memadai, Amenitas yang bisa diandalkan dan atraksi seni budaya, warisab leluhur untuk diteruskan pada anak cucu.

Semoga.

No comments:

Post a Comment