Bun, Aku Hapal Sumpah Pemuda!!

Sumpah Pemuda versi orisinal[3]:
Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoewa
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
Sumpah Pemuda versi Ejaan Yang Disempurnakan:
Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Ulasan Lengkap ala Wiki, disini.
Salwaa 8th, kelas 3 SD. Alhamdulillah, sudah hapal Sumpah Pemuda..:D
Yang tadinya juga aku hapal luar kepala, tetapi sudah lupa di --hampir-- 20th terakhir.
Ingat luar kepala, karena praktis selalu mendengarnya setiap Senin pagi, selama 12th tempuh pendidikan terakhir. 6th sekolah dasar, 3th menengah dan 3th menengah atas.
Meneruskan ide panitia lomba blog #LigaBloggerIndonesia, aku tanyakan Salwaa, "Sebagai pemuda, Salwaa mau berikan apa pada Indonesia?"
"Apa ya Bunda. Nggg, kayak yang Bunda sering bilangin ke aku, belajar yang baik dan jadi anak yang rajin sekolah, kan sudah nunjukin kita jadi pemuda yang baik buat Indonesia."
"Trus, kalau sudah jadi anak rajin, Salwaa mau minta apa sama Indonesia?"
"Minta uang biar bisa ke pasar malam!" Sambar Salwaa dengan cepat.
Lha koq!! LOL

SUMPAH PEMUDA 1928
Menganalogikan dengan umur, Sumpah Pemuda sudah cukup sepuh. Sudah 84th. Meskipun sepuh, masih jamak kita bertanya pada seorang teman/kerabat baru, "Aslinya darimana?"
Nyatanya, Indonesia itu masih berkarakter Sunda-Jawa-Sasak-Kalimantan-Dayak-Madura-Bugis, dan lain sebagainya.
Tidak salah. Dus tak sepenuhnya benar. Bagaimanapun, karakter k- Indonesia-an kita memang lahir, dibentuk dan mengkristal sesuai darah leluhur masing-masing.
Tentu saja diiringi semangat untuk menjadi se-Indonesia mungkin.
Minimal, menggunakan bahasa Indonesia yang baik serta benar di setiap kesempatan.
Aktifitas berbahasa yang mencakup percakapan dan tulis menulis.
Berat? Iya. Tapi, bukan tidak bisa.

SUMPAH PEMUDA 2012
Sebagai orangtua, aku pribadi sudah tidak terlalu aware dengan hiruk-pikuk peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Selain sudah maksimal menjalankan fungsi orangtua, rasanya belum ada panitia peringatan Sumpah Pemuda yang menyertakan ibu-ibu seumuranku sebagai pegiat-peserta hura-huranya ..:P
Maksimal sebagai penyumbang hadiah. ..:D
Peran sudah berganti.
  • Menjaga dan temani putra-putri, berikan kemampuan terbaik mereka di bidang-bidang yang mereka sukai.
  • Tidak larut pada perkawanan yang menyukai tawuran massal ( :((
  • Fokus pada kegiatan-kegiatan positif di setiap lingkungan yang mereka pilih.
  • Mengarahkan untuk senantiasa memaksimalkan setiap potensi untuk kebaikan diri-keluarga, dus bangsa.
Pekerjaan tanpa jeda. Tanpa bayaran. Tanpa tes tertulis.
Dan kemudian menyiapkan mereka, untuk lanjutkan peran, sebagai orang tua masa depan, yang juga punya harapan-harapan ideal seperti setiap kata ditulisanku ini. Hari ini. 23 Oktober 2012. 5 hari sebelum --tepat-- 84 tahun Sumpah Pemuda.
















4 comments:

  1. @ pak atma...kalo sesuai EYD, pemudi pak..:P LOL

    ReplyDelete
  2. Bu, jadi ikut muncak Ungaran? ada pendakian bersama lagi buat peringatan sumpah pemuda nanti...

    ReplyDelete
  3. Amin doanya bun, semoga anak2nya nanti jadi poetra-poetri Indonesia yang luar biasa.
    Ah aku ngekek soal minta duit buat ke apsar malam itu :D

    ReplyDelete