WHTA 2016, Sembalun as World Best Halal Honeymoon Destination?

World Halal Travel Awards kembali digelar. Jika tahun lalu, berbagai promo pun link vote tersebar viral melalui akun-akun personal, tahun ini segala hal terkait penghargaan halal ini jauh lebih solid. Tiga daerah utama yang menjadi nominator peraih label halal (Aceh, Sumatera Barat dan NTB --Lombok Sumbawa) menyatukan barisan. Generasi Pesona Indonesia atau GenPI, diikuti masing-masing tiga daerah tersebut.
SS dari akun twitter @GenpiNTB.
Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapatkan 3 ‘quota’ nominator yang pada pekan ini sedang di masa voting (Deadline Voting 25 Nopember 2016 - Link VOTE DI SINI). Salah satunya, Kecamatan Sembalun sebagai Destinasi Bulan Madu Ramah Wisatawan Muslim Terbaik. Dua nominator lainnya, Hotel Novotel Kuta Lombok sebagai World Best Halal Beach Resort dan web wonderfullomboksumbawa.com sebagai World Best Halal Tourism Website.
Ulasan saya kali ini, ingin membahas khusus tentang Sembalun. Mengapa desa bercuaca dingin ini pantas raih apresiasi World Best Halal Honeymoon Destination?


Sejatinya Sembalun sudah dikenal cukup lama sebagai destinasi wisata. Terutama karena pintu pendakian Gunung Rinjani (3726 mdpl) berada di salah satu desa di Sembalun.
Dokrpi.
Tadinya terdiri dari dua desa utama, yaitu Sembalun Lawang dan Sembalun Bumbung, daerah yang dikelilingi perbukitan ini kemudian mekar menjadi satu kecamatan dengan 6 desa. Desa Sembalun, Sembalun Lawang, Sembalun Bumbung, Sajang, Bilok Petung dan Timba Gading.
Kembali ke dua desa awal, penamaan Lawang dan Bumbung memiliki nilai filosofis tersendiri. Sebelum dibukanya akses jalan yang membelah bukit dan memintas dari Aikmel, ruas jalan panjang yang mengitari sisi timur laut pulau Lombok mengharuskan kita melewati lebih dulu desa Sembalun Lawang. Lawang dalam bahasa Sasak berarti Pintu. Namun, meski kini Sembalun Bumbung justru menjadi pintu masuk pertama, makna-makna filosofis tetap terpelihara dari kompleks-kompleks rumah adat di salah satu desa tertua di Lombok ini.
Terkait pendakian ke Gunung Rinjani, eksisnya Sembalun menjadi destinasi wisata sudah hamper selama sejarah yang liputi Rinjani itu sendiri. Di samping itu, berikut beberapa alasan utama, mengapa Sembalun memang pantas menjadi nominator Best World Halal Honeymoon Destination:
Wisata Alam
10 tahun terakhir, beberapa perbukitan yang kelilingi  Sembalun menjadi area camping semalam. View petak sawah penduduk, siluet Rinjani dan keindahan sunrise pun sunset menjadi daya tarik utama.
Dokrpi.

Dokpri.
Beberapa yang terkenal, diantaranya Bukit Pergasingan, Bukit Nanggi dan Bukit Dan Daun. Akses menuju lokasi-lokasi soft trekking plus one nite camp ini melintasi kampung-kampung penduduk. Memungkinkan interaksi serta kesempatan serap kearifan-kearifan lokal masyarakat Sembalun.
View dari Pusuk Pass. Dokpri
Tentu saja masih ada spot-spot wisata lain seperti Pusuk Pass dan kolam air panas Sebau yang menjanjikan wisata seru bersama seluruh keluarga. Dua spot yang terletak di tengah-tengah ruas jalan raya Mataram – Aikmel – Sembalun serta sebaliknya.
Dokpri.
Ruas jalan yang semakin dingin ketika hutan tropis di sebagian besar jalur selepas lewati desa terujung Aikmel pekatkan kabut, bahkan ketika jarum jam menunjuk tepat tengah hari sekali pun.
Masih juga ada spot-spot air terjun, baik yang terdapat di jalur-jalur pendakian Rinjani, pun di lembah-lembah di sekitar Sembalun. Menjanjikan wisata serba lengkap, baik wisata alam yang aman bagi keluarga, juga bagi para petualang yang gemari wisata ekstrim.
Wisata Budaya
Sembalun berasal dari kata ‘Sembah’ dan ‘Ulun’. “Pemuja' dan ‘Tertinggi’. Nilai-nilai filosofis agamis yang membungkus keseharian penduduk Sembalun yang hidup dari pertanian serta dunia pariwisata (dua profesi terbesar penduduk).
Salah satu ikon, Masjid dusun Bebante, ejawantah dari julukan Pulau Seribu Masjid Lombok pun keterbukaan penduduk Sembalun pada sebagian besar pengunjung (baca: wisatawan).
Masjid dusun Bebante, serta kubah masjid lainnya di latar. Dokpri
Kompleks-kompleks Rumah Adat yang terjaga selama ratusan tahun, kisahkan jejak masa lalu, leluhur asli masyarakat Sembalun. Pengingat sebagian besar kita yang berkunjung, kearifan tinggi masyarakat Sembalun telah lewati berbagai ujian jaman. Tinggalkan jejak-jejak kebaikan untuk kembali kita teruskan bagi generasi selanjutnya.
Upacara-upacara adat rutin seperti Ngayu-Ayu, mengajak siapa pun yang berkesempatan hadir di acara adat ini semakin selami kebijakan-kebijakan leluhur Sembahulun. Kebijakan-kebijakan yang menjadi pengawal keseluruhan tata hidup masyarakat Sembalun. Lintas generasi. Lintas profesi.
Wisata Kuliner
Sebagian besar pecinta kopi tentunya mengenal Kopi Sajang Sembalun. Di samping satu ikon khas ini, saya pribadi baru saja merasakan ikon Sembalun lainnya. Black Garlic. Obat herbal yang juga dikenal sebagai Bawang Putih Hitam.
Si Emas Hitam Sembalun. DOkpri
Bawang Putih yang melalui proses fermentasi selama beberapa waktu, menjadikan khasiatnya semakin lengkap dan relatif nyaman dikonsumsi sewaktu-waktu, karena tidak sisakan aroma kuat bawang putih jika dinikmati di kondisi siung segar.
Sembalun telah lama menjadi sentra penghasil Bawang Putih terbesar. Event Pameran Festival Muharam di Selong Lotim (sepanjang bulan Oktober ini) memungkinkan saya merasakan langsung ekstasi rasa si ‘emas hitam’ Sembalun ini.
Ibu Sekcam (Ny Makmun), Ny Sai'un dan seorang ibu kader PKK lainnya di stand Sembalun-Festival Muharam Lotim.
Dipasarkan rutin sampai ke Thailand, Jepang serta beberapa negara tetangga ASEAN lainnya, Black Garlic telah memberikan ruang baru bagi pengembangan produksi pertanian Sembalun.
Dua ikon ini juga berkembang bersama-sama dengan beberapa ikon wisata kebun lainnya di Sembalun. Apel merah, strawberry, paprika serta varian sayur yang subur di tanah berketinggian lebih dari 1000 mdpl.
Tiga bagian ulasan umum di atas saya yakini masih hanya bagian kecil dari keseluruhan potensi wisata Sembalun. Potensi-potensi yang membuat siapa pun yang berkunjung, terutama saya, merasa masih harus kunjungi balik Sembalun. Lagi dan lagi.
Bagaimana tidak? Saat ini Sembalun memiliki hotel container. Tawaran fasilitas inap baru yang tidak harus saya cari jauh-jauh, apalagi sampai ke luar Lombok. Di samping itu, beberapa bungalow, cottage-cottage yang menjanjikan view cantik kebun-kebun bunga warna-warni, berlatar hijaunya bebukitan. Pemandangan serba indah yang membuat Anda, terutama saya, enggan beranjak dan akhiri kenyamanan tinggal di Sembalun.
Ada juga spot paralayang dari bukit-bukit yang mengitari lembah, lokasi desa Sembalun. Penuhi tubuh Anda dengan oksigen terbaik dari lingkungan yang masih asri. Petak warna-warni dari tanaman-tanaman petani Sembalun. Rupa-rupa hijau rimbunan Bawang Putih dan wortel, merah mencolok mata dari cabe merah serta strawberry matang atau sekadar kilau pantulan bias jingga senja di petak sawah yang baru diairi.


Petak Cabe Merah, Wortel dan Bawang Putih di Sembalun. Dokpri
Keindahan alam Sembalun yang semakin mencuri hati para fotografer, pemburu senja dan mentari pagi serta sekarang menjadi trend lokasi foto-foto pre wedding. Pun latar serba indah, penyempurna kemanisan setiap detik dari waktu-waktu terbaik bulan madu Anda.
Sembalun benar masih cukup jauh dari pantai-pantai cantik Lombok. Namun, spot tertinggi 3726 mdpl Rinjani, pun jalur-jalur trekking menujunya memastikan Anda bisa tatapi horizon laut nan biru di kejauhan.
Keindahan-keindahan yang amat sayang jika Anda lewatkan. Jadi, segera masukkan Sembalun menjadi target destinasi wisata Anda selanjutnya. Sebab, aktifitas wisata Anda semakin lebih terjamin, meski jika misalnya label Wisata Halal masih diproses voting.


Bahkan jika ini menjadi paragraf penutup ulasan saya tentang pantasnya Sembalun menjadi destinasi wisata bulan madu terbaik Anda, saya meyakini masih terlalu banyak sudut lain tempat ini yang bisa Anda eksplore lebih jauh. Lantas membuat Anda sama percayanya dengan saya, Sembalun masih selalu berharga untuk satu kunjungan ulang. Tak selalu menjadi destinasi bulan madu pertama Anda. Namun jadikan selalu sebagai spot wisata untuk selalu berbulan madu, di usia berapa pun pernikahan Anda. InshaAllah, aamiin.

2 comments:

  1. Hola hai mbak +indah nuria savitri, thanks for stop by here.
    Also tons of thanks for your vote ^_^

    ReplyDelete