DAFTAR SEKOLAH NEGERI GRATIS ( ??? )

Ya.
Pendaftaran memang GRATIS.
Mengapa gratis? Karena :
1. Tidak ada pembayaran form pendaftaran
2. Tidak ada pembelian map, jika orang tua/wali ada yang lupa membawa.
Yang lupa, diminta kembali keesokan hari dengan membawa map dimaksud.

Dari 2 alasan utama diatas, sekali lagi, Ya! Proses pendaftaran masuk sekolah NEGERI GRATIS.

Bagaimana dengan DAFTAR ULANG?
TIDAK GRATIS, tapi fifty-fifty.
Mengapa TIDAK GRATISnya fifty-fifty? Karena :
1. Orang tua/wali diminta menitipkan sejumlah uang untuk penggantian biaya (biasanya) :
a. Seragam Olahraga
b. Seragam Batik
c. Badge OSIS dan lokasi
d. Topi, dasi, dll
e. Buku Ulangan atau LKS (kalau memakai LKS)
2. Menjadi fifty-fifty, karena uang yang dititipkan, tidak diberikan kuitansi tanda terima.

Kebutuhan umum WAJIBnya, seperti seragam merah putih, sepatu dan kaos kaki berwarna tertentu, dibeli oleh orang tua sendiri.

Berikut akan menjadi pertanyaan aku yang ke3 ditulisan ini.
Mengapa begitu perlu aku menulis ini? Karena aku merasa menjadi 'korban' dis informasi.
Dari awal tahun ini, bukan sekali dua menanyakan sambil lalu, bagaimanakah/berapakah biaya pendaftaran masuk SD negeri buat Salwaa.
Dan.....
Hampir 80% narasumber menjawab, GRATIS.
Hanya 1 orang teman dekat yang menginformasikan perkiraan biaya dengan persis. Angka biayanya, kisaran 300-400 ribu rupiah. Dus tentu saja, angka tersebut diluar biaya 'urunan' pembangunan gedung --dimana besarnya tergantung jenis sekolah negeri serta 'kesepakatan' rapat para orang tua murid.

Jadi, kata GRATIS itu salah. Hanya saja, jujur, aku tidak mengerti, alasan utama kesalahan kata tersebut pada kondisi yang mana...:D

Hanya mencoba berbagi...Semoga berguna untuk yang sama naifnya dengan aku..:P

3 comments:

el afiq said...

Adikku setiap tahun selalu ada daftar ulang. Ini yang bikin aku sedikit jengkel. Kok ada istilah kayak gini. (doh)

Iyan Ferdian said...

sayang belum pernah mendaftar di sekolah negeri..mending di swasta sj bun...wes jelas2 bayar dan nggak akan disinformasi hihi..

latree@dandelion said...

bunsal memang dis informasi menurutku. sebenarnya di tipi sudah sering disosialisasikan mana yang gratis dan mana yang harus tetap ditanggung orang tua siswa. persis yang bunsal sebutkan itu

soal ga dikasih kuitansi, nah itu baru error. minta lah.

nantinya, semestinya, tidak ditarik biaya SPP, BP# dan semacamnya. palingan, kl ada, iuran untuk ekstra kurikuler dan LKS.

menurutku lumayan, daripada di sekolah swasta. gaji gurunya, bangun gedungnya --- semuanya orang tua yang nanggung...

Recent

recentposts

Random

randomposts