My Fave Seasoning..

Saus Tiram.
Telat banget ya. Gara-garanya, sepulang dari momen hore-hore merayakan tahun baru 2013 bersama kantor, 31 Desember 2012 lalu di Bandungan-Semarang, salah satu oleh-oleh adalah sebotol saus tiram yang tidak habis. Seharusnya untuk pelengkap bakar-bakaran di malam tahun baru. Karena tidak habis, nunutlah sebotol saus tiram sampai rumahku.
Saus ini terbuat dari, tentu saja sesuai namanya. Ya memang dari tiram. Dan pastinya beberapa persen komposisi MSG juga..:D

Buat Menu Apa Saja?
Aku pribadi sudah memasukkan saus ini di beberapa menu berkuah dan oseng-oseng/tumisan.
Capcay kuah atau goreng. Oseng toge lombok hijau. Sup oyong dan mihun jagung. Nasi goreng kecap. Bahkan sup cemplung-cemplung andalanku, yang pasti disukai anak-anak.
Kenapa cemplung-cemplung? Karena semua bahan sup hanya tinggal dicemplungkan/dimasukkan saat kuah sup mendidih. Termasuk daun bawang, beberapa siung bawang merah. Dicemplungkan di saat bersamaan.
Di opsi menu sebanyak itu, saus tiram semacam menjadi Dewa Bumbu...:D
Kecrut-kecrut beberapa tetes sesaat sebelum dihidangkan, dan voillla, masakan menjadi yummy dan sedap untuk segala usia.
Sedikit catatan khusus, untuk yang tidak menyukai aroma khas olahan seafood, penggunaan saus ini tentu saja sebaiknya dihindari. Mengapa? Karena aroma dan rasa makanan memang umumnya seperti olahan seafood. Pastinya karena bahan utama saus yang dari tiram..^_^
Atau yang memiliki alergi terhadap tiram. Saus ini tentu saja harus dicoret dari list bumbu di dapur Anda.
Jadi, bagaimana kalau menu hari ini, kembali kecrut-kecrutkan beberapa tetes saus tiram? ^_^

Glossaries:
Kecrut-kecrut : diteteskan
Cemplung-cemplung : dimasukkan 


 


1 comment: