Megahnya Grand Opening Festival Moyo 2017, Sailtrip Moyo, Karnaval dan Dialog Pariwisata Samawa Seaside Cottage

Bertempat di halaman Kantor Bupati Sumbawa Besar, acara Grand Opening Festival Pesona Moyo berlangsung megah. Sebagian besar kursi yang disiapkan dipenuhi para masyarakat kota Sumbawa Besar sendiri. Mereka antusias menyaksikan keseluruhan seremoni acara yang dimulai sekitar pukul tujuh malam, Minggu 10 September dua hari lalu.


Salah satu atraksi di Grand Opening Festival Pesona Moyo 2017. Dokpri
Wagub NTB M Amin bersama pejabat lainnya Dokpri
Berlangsung sekitar tiga jam lebih, beberapa atraksi khas melengkapi kemeriahan acara. Pembukaan bersama dua pria yang telah melanglang buana ke luar negeri dengan kesenian khas Sakeco, memaksa segenap yang hadir di venue menyimak. Petuah-petuah bijak orang tua yang telah lintasi berbagai jaman mengingatkan untuk tak pernah tinggalkan tradisi.


Sakeco di atraksi pembuka Grand Opening Festival Moyo 2017. Dokpri
Tarian lain di malam Grand Opening. Dokpri
Berbagai sambutan menegaskan kesiapan jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa beserta seluruh dinas terkait serta stakeholder semakin membuka diri di perkembangan pesat dunia kepariwisataan. Ejawantah dari tema besar pelaksanaan tahun ini, Pengembangan Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Investasi.

Mulai dari Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin, Ketua Panitia yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Rasydi serta Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa Ir. H. Junaidi. Garis besar dari semua sambutan yang disampaikan, semua pihak menyadari potensi besar destinasi wisata di Sumbawa dan saling membuka diri untuk bekerja bersama memajukan setiap potensi plus optimalkan pengembangannya.

Rangkaian prosesi grand opening ditutup dengan pemukulan Rantok bersamaan dengan pertunjukan berbagai jenis kembang api, puncak dari kemeriahan dan kemegahan Festival Moyo yang akan berlangsung sebulan penuh dari 10 September sampai 9 Oktober nanti.

Grand Opening yang meriah dan berkesan langsung diikuti pelaksanaan karnaval di Senin sore, 11 September. Rombongan peserta karnaval sebanyak 40 delegasi mulai dari pemkab se provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), lintas komunitas dan instansi bergerak sekitar pukul 3 siang dari halaman kantor bupati Sumbawa. Iring-iringan karnaval berakhir di Taman Kodim, Kampung Bugis kota Sumbawa.


Panggung di Taman Kodim, Karnaval Budaya Festival Moyo. Dokpri
Salah satu atraksi peserta karnaval budaya. Dokpri
Salah satu peserta Karnaval. Dokpri
Halo mbak Rika..Rombongan dari tempat lahir saya nih. Dokpri
Sebelum karnaval dimulai, beberapa undangan khusus melakukan trip singkat ke Pulau Moyo. Menikmati jalur wisata tingkat dunia ke salah satu resort eksklusif di pulau yang miliki air terjun indah ini. Amanwana Resort, yang terekam sejarah menjadi tempat berlibur pasangan Lady Diana dan Pangeran Charles, serta yang terakhir pasangan manis selebrita Korea, Rain dan Kim Tae Hee.

Saya sungguh sangat beruntung, akhirnya menikmati juga suasana yang dirasakan almarhumah Lady Di dan pasangan bulan madu Rain juga istrinya. Amanwana Resort menjanjikan privasi super ketat bagi para tamunya. Ketenangan dan kesegaran alami dari suasana resort tergambar langsung sesaat setelah kaki memijak di dermaga mininya. Kumpulan berbagai ikan hias berebut memakan roti yang disebar pegawai hotel. Air sebening kaca menunjukkan kelebat ikan, tarian karang dan pasir putih. Ada pula Salma, rusa jinak yang merumput santai di depan salah satu jenis kamar yang disediakan resort. Surga bagi wisatawan yang menginginkan ketenangan dan keindahan alami di lingkungan sekitar hotel.


Salma, rusa jinak, merumput asyik di depan unit Jungle Amanwana Resort. Dokpri
Interior cantik unit Jungle & Ocean View Amanwana Resort. Dokpri
Free your life travelers.. Dokpri
Berikutnya, disambung pula dengan Dialog Pariwisata di satu akomodasi baru yang ekslusif juga di kawasan wisata Tanjung Menangis Sumbawa. Samawa Seaside Cottage, hotel cantik dengan deretan warna-warni bunga bougenville serta interior lampu dari berbagai jenis kerang serta siput laut. Lokasi yang wajib saya kunjungi ulang karena acara Dialog Pariwisata berlangsung malam hari, sehingga banyak pemandangan –yang saya yakini pasti sangat indah, yang terlewatkan.

Seandainya bisa berkunjung lebih lama, betah dah nih snorkeling seharian.
Bening dan ikan-ikannya ramaiiiiiii. Dokpri
Menghadirkan narasumber-narasumber terbaik di bidang pariwisata, peserta dialog menjadi makin terbuka dengan situasi terkini kepariwisataan di kabupaten Sumbawa. Di moment ini pula, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi NTB L. M. Faozal menegaskan dukungan penuh jajaran di provinsi bagi pengembangan optimal kawasan wisata di Kabupaten Sumbawa.

“Tim saya dari 5 departemen sangat bangga dan semangat bekerja selama lima hari terakhir di persiapan Grand Opening Festival Moyo ini, “ kalimat yang tunjukkan antusiasme serta wujud keseriusan dukungan pusat dan provinsi pada pelaksanaan Festival Moyo.

Dialog juga diwarnai diskusi menarik dari berbagai pihak. Jajaran pemerintah kabupaten Sumbawa sendiri, pejabat dari kantor disbudpar provinsi dan daerah, perwakilan dari Kementerian Pariwisata, stakeholder seperti PHRI, ASITA, PUTRI (Persatuan Usaha Taman Rekreasi Indonesia) serta para pelaku pariwisata mulai dari agen, tour travel serta komunitas khusus seperti Adventorous Sumbawa. Satu informasi menarik yang muncul saat sesi diskusi, pada Oktober nanti Adventorous Sumbawa akan mengawal sekitar 180 orang wisatawan dari Australia dan Perancis yang ingin menikmati keindahan wisata Sumbawa langsung.


GenPI-mate saya. Semangat kerja selamanyaaaa.. Dokpri
Di malam Dialog Pariwisata, Samawa Seaside Cottage. Dokpri
Empat acara awal dari begitu banyak event wisata menarik selama pelaksanaan Festival Moyo menjadi gambaran nyata, event rutin tahunan masyarakat Sumbawa sudah semakin mendunia. Berbagai sarana prasarana pendukung geliat promosi pariwisata sudah pada gilirannya bersinergi, dibangun dan berjalan selaras demi optimalnya pengembangan potensi pariwisata kabupatan Sumbawa.

Apa rungan travelers (apa kabar, Bahasa Sumbawa)?

Segera intip jadwal liburanmu, pesan tiket terbang dan hotel favorit, nikmati Sumbawa segera. Rangkaian acara Festiva Moyo menantimu.  

8 comments:

Nuzha said...

Ejawantah itu artinya apa ya mbak? :D baru tau kata ini.
Aku dari tadi salah fokus sama foto-fotonya, bagus banget... Air lautnya bening bgt bikin pengen nyemplung aja.

Donna Imelda said...

harus ke sini deh ya, pengen ngerasain indahnya Pulau Moyo

Dinilint said...

Bucketlist nih Moyo Island! Semoga as soon as possible bisa ngerasain maen di air terjunnya

BunBun Puri said...

Festival Pesona Moyo 2017 emg keren bgt..
Kami dari Dispar NTB bekerja sama dgn Disporapar Kab. Sumbawa dan seluruh Pemda, Pemkab./kota, GenPI, ASITA, Wartawan, masyarakat Sumbawa dan sluruh stakeholder yg terlibat, mengucapkan terima kasih atas suksesnya acara ini.
Semoga ditahun berikutnya dapat lebih baik...

Muslifa BunSal Aseani said...

Mbak Nuzha : perwujudan, praktek, pelaksanaan. Kayak2 gitu dah..Nggak tau efek apaan, kadang saya sering memilih kata ini daripada padanan kata2 lainnya di atas. ^^
Nah iya, sama. Asli bikin galfok tuh pantainya di Amanwana Resort.

Mbak Donna Imelda: waaaa, diampiri mbak Donna. Thank you so much ^^
Iyap, worthed to try pake banget2. Public boatnya one way 50rb an..Tapi nggak bisa pp sehari alias harus nginap di Moyo, baru bisa kembali lagi ke Sumbawa dg ongkos sama.
InsyaAllah akan saya tulis terpisah di review yg lebih personal ^^

Mbak Dini Lintang: Agreed!! You must visit this beautiful island. And make a must visit too to its cool & great waterfall, Mata Jitu.
Hiks, sayang banget, trip kemarin blm sempat ke Mata Jitunya..
*nangisberderai2

Mbak Puri inges: Tampiasih koreksi dinas2nya nggih mbak..
Saya banyak salah tulis nih..
Agak kudet ttg perubahan nama kedinasan..

Aamiin yg banyak utk doa baiknya.
Mari semangat bekerja bersama, demi pariwisata maju NTB (Sumbawa, Lombok, Dompu, Bima).

Arina Mabruroh said...

Keren Banget, Mba...!

pantai di Indonesia timur memang selalu memukau, semoga kelak berkesempatan kesana. aamiin..

Akarui Cha said...

Wah, Amanwana Resort yang cerita kerennya sudah saya dengar dari om om saya yang doyan bersepeda keliling Sumbawa. Hmm ... semoga kapan kapan, saya juga bisa ke sana.

Muslifa BunSal Aseani said...

Amin yang dalam & diijabah ALLAH SWT utk doa baik mbak +Arina Mabruroh juga kak +Akarui Cha..

Terima kasih telah mampir serta tinggalkan jejak di tulisan saya.
Salam menjelang sore dari Lombok.

Recent

recentposts

Random

randomposts