Mengenal Fitur Baru Twitter 'Thread'

Dunia buzzer atau influencer kini semakin merambah semua lapisan masyarakat. Tren marketing yang juga semakin melibatkan dunia digital, kerap memasarkan produknya melalui akun-akun sosial media. Tua, muda, lintas profesi, menjadi sosok-sosok influencer baru.



Kondisi ini didukung pula oleh selalu updatenya fitur-fitur sosial media. Salah satu diantaranya, fitur di twit-land. Atau sosial media bernama Twitter. 

Meski masih berada di urutan ke sekian setelah platform Instagram dan Facebook, di dunia influencer, pemanfaatan Twitter masih di tiga besar utama (apalagi jika grafik berdasarkan job online yang saya terima :D ).

Twit atau cuitan-cuitan, masih dianggap salah satu trik marketing jitu. Kompilasi data yang memunculkan tren dua puluh besar (baca Trending Topic Twitter), masih diperhitungkan sebagai satu pencapaian penting. 

Yang menarik, di proses kampanye pilpres tahun ini, Twitter pun akhirnya digunakan oleh masing-masing pendukung calon. Bahkan, meski masa kampanye sudah ditutup di tiga hari menjelang pemilu (Rabu, 17 April lalu), hastag-hastag tertentu dan nyerempet paslon, bertebaran di lima besar trending topic Indonesia.

Baiklah, sebelum membahas fitur baru twitter yang memudahkan influencer, kita simak bareng mengapa twitter masih bermanfaat untuk marketing online.

Pertama, modal usahanya kecil. Kita hanya perlu membeli paket data internet. Aplikasi twitter dan semua penggunaannya gratis.

Kedua, membangun brand positif yang berkelanjutan. Twitter disebut juga sebagai wadah micro blogging. Di mana, masing-masing cuitan, dibatasi maksimal 140 karakter saja. Namun, kondisi ini justru cocok untuk berbagi info terkait update terbaru brand kita, pertanyaan, layanan customer, polling atau opini pelanggan (blog.sribu.com , 11/09 2018).

Ketiga, masih dari referensi blog yang sama dengan point di atas, grafis yang diambil dari yourescapefrom9to5 menunjukkan pengguna twitter di angka 320 juta. Data ini pun diambil ketika akun Google + masih eksis. Jika dibandingkan dengan situasi saat ini dimana Google + sudah dinon-aktifkan, bukan tidak mungkin angka pengguna 320 juta tersebut tidak bertambah besar. Dus, secara sederhana, angka ini mewakili target market dari brand kita. 

Keempat, di samping angka target market yang besar, pembatasan wilayah juga bisa dilakukan. Di Twitter, kemunculan trending topik bisa kita pilih sesuai wilayah target market. Misal, ingin fokus memasarkan di kota Surabaya, setel saja kemunculan trending topik per wilayah kota ini saja.

Berikutnya, berdasarkan empat karakteristik dasar Twitter di atas, fitur-fitur twitter apa lagi yang seringkali dimanfaatkan di dunia influencer?

Langsung ke fitur terbaru saja ya.. Yaitu, membuat thread. Thread ini dulu lebih dikenal sebagai chipstory, dimana satu rangkaian twit atau cuitan bertema sama, bisa muncul sekaligus. Jadi, seolah membaca satu tulisan utuh yang sambung menyambung. 

Selain chipstory, ada pula 'search url link twit'. Yang ini menjadi trik simpel untuk melaporkan jumlah total rangkaian cuitan berdasarkan hastag tertentu. Misal, seperti contoh screen shot (SS) di tulisan saya ini, hastag khususnya #RamadhanAruna. Di kolom pencarian, ketikkan #RamadhanAruna : @muslifa_aseani (hastag, spasi, : , nama user twitter). Jret! Segera setelah klik 'cari', semua cuitan saya dengan hastag tersebut akan muncul (cuitan pribadi, reply, retweet dan quote). Jika mau dirunut dari cuitan terakhir, klik 'Latest' atau 'Terbaru' (untuk setelan Bahasa Indonesia).

Nah, chipstory dan fitur mencari, sekarang jadi dipermudah di awal nge-twit (membuat cuitan). Tapi, harus update dulu ya aplikasi twitternya. Buat saya, bagian serunya, karena semua materi cuitan bisa kita kontrol ulang di awal. Mengapa? Berbeda dengan platform sosial media lain, cuitan yang kadung tayang di twitter, nggak bisa diedit! 

Nih, catet ya contekan langkah-langkahnya;

1. Buat twit awal seperti biasa. Bedanya, jangan langsung klik. Tapi, yang diklik justru tanda '+' di ujung kanan bawah. Di sini, cuitan pertama kita tersimpan paling atas.

2. Susun lagi cuitan kedua seperti biasa. Nah, lagi-lagi, tahan untuk tidak klik 'twit'. Kembali tekan tanda '+'. Sekarang, dua matero cuitan tersimpan dan muncul paling atas. Buat jaga-jaga tidak ada typo, manalagi sampai salah hastag, dibaca ulang ya. Kalau ada yang salah, tekanenu 'back' di HP kamu untuk membatalkan cuitan.

Di proses ini, mulai muncul tombol 'tweet all' atau 'cuitkan semua' (terjemahan maksa, karena jarang pakai setelah bahasa Indonesia di gadget).

3. Lakukan langkah dua sampai semua materi tweet/cuitan sudah dirasakan cukup. Nah, baru deh, klik 'tweet all'. Voilla, semua materi cuitan akan tampak berurutan. Tidak terganggu dengan cuitan lain, yang tidak menggunakan hastag sama.

Biar afdol, praktek tips di atas sambil nyocokin dengan SS ya. Oia, saya juga baru tahu fitur ini sejam lalu. Coba-coba dari m.twitter di browser, eh, ternyata bisa juga.

Selamat mencoba ^^

Note: Beberapa SS gagal unggah. Saya belum melegakan ruang memori HP.

2 comments:

  1. tadisaya sempat buka twitter BUnda Muslifa , karena tidak mengerti, ohh ternyata gitu. wkwkwk
    jarang ngepost dengan twitter jadi tidak peduli walau yang makai banyak.
    tapi dari teman-teman sendiri sudah tidak menggunakan

    ReplyDelete