Glowing Night Fun Run Warnai World Aids Day 2019 di Trawangan

Worlds Aids Day (WAD) telah lama menjadi event tahunan di banyak negara. Event ini berskala internasional dan dirayakan di setiap tanggal 1 Desember. Di tahun ini, Lombok, juga turut merayakan WAD. Tepatnya, di Pondok Santi Resort, Gili Trawangan.

Tidak sekadar perayaan biasa, WAD 2019 Trawangan Lombok, diisi beragam kegiatan positif. Event yang digagas Hotel Manager Association (HMA) dan didukung penuh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lombok Utara. Partner event lainnya, yaitu BPPD Lombok Utara, Yayasan Lentera Mataram NTB, Gili Evolution, Sama-Sama Bar, serta Pondok Santi Resort sendiri sebagai venue utama.

Sunset Trawangan, salah satu magnet wisatawan. Dokpri
Panitia bersama Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, S.H. Dok HMA Tramena
Ragam acara akan dilaksanakan sehari penuh pada Minggu, 1 Desember mendatang. Diantaranya, Workshop yang berkaitan dengan WAD 2019. Usai workshop, ada pula Glowing Night Fun Run. Dimana, diharapkan banyak peserta yang berpartisipasi dalam acara ini. Penutup dari rangkaian acara ini, After Party.
Event bertemakan ‘Communities Make The Difference’, menjadi latar utama di tiga acara. Dimulai dari workshop, sekitar pukul 9 pagi. Akan ada dua sesi dengan dua narsum dari Yayasan Lentera kota Mataram, NTB. Target 100 peserta, merupakan perwakilan dari anak-anak (generasi Z yang millenials), para orang tua, serta para pekerja hotel di kawasan tiga gili (Trawangan, Air dan Meno).

Ahmad, S.Pd, Ketua HMA menyebutkan optimismenya atas kesuksesan WAD lusa. Keyakinan yang juga disampaikan Andrian Yosaredo dan Ahmad N Kusuma, Koordinator Acara dan Kegiatan.

“Kami tempatkan pelaksanaan workshop paling awal, lebih untuk membuka lebar awareness para peserta tentang apa itu Orang Dengan Aids (ODA) dan Orang Hidup Dengan HIV Aids (OHIDHA). Kemasannya pun dibuat menyenangkan. Peserta akan diajak melakukan berbagai macam games, juga kuis,” urai Ahmad N Kusuma.

“WAD ini sebagai bentuk kepedulian kami, para pelaku aktif pariwisata. Membuat satu acara unik yang melibatkan banyak peserta, namun juga ada manfaat lainnya. Momen Aids Day, sudah dikenal lama dan skalanya pun internasional. Kali ini kami hadirkan di Trawangan. Satu spot pariwisata yang juga eksis di skala dunia,” tambah Andrian Yosaredo.

Ketua HMA dan Ketua Panitia WAD, serta dua koordinator Acara - Kegiatan. Dokpri
Mendadak matching in green ^^. Dokpri
Ahmad N Kusuma dan Andrian, juga mengisahkan bagaimana akhirnya memilih momen Hari Aids sedunia. 

“Awalnya kami menginisiasi event dengan Gili Begibung. Waktu itu, hanya melibatkan kami yang ada di tiga gili. Syukurlah, eventnya sukses dan mulai menarik pihak lain. Berikutnya, event lanjutan Gili Megawe serta Gili Festival, akhirnya terlaksana sukses juga dan pihak yang terlibat pun semakin banyak,” urai mereka lebih lanjut.

Jelang dua hari pelaksanaan, 100 peserta workshop telah tercatat baik. Glowing Night Fun Run, sampai saat ini sudah ada 500 lebih tiket peserta yang sudah dirilis panitia. Hiburan musik juga akan mendatangkan finalis kontes menyanyi X Factor asal Lombok, Desy Nathalia. Lalu, 3 DJ akan menemani para peserta Night Fun Run di DJ Party.

INTIP YUK: Wisata Seru Wajib Kamu Kalau ke Trawangan


Glowing Night Fun Run akan dimulai sekitar pukul empat sore. Jika target 1000 peserta terpenuhi, pemakaian pita atau pin WAD, akan memberikan awareness tersendiri kepada para wisatawan Trawangan. Jalur dari Pondok Santi Resort, yang berakhir di Gili Evolution, akan dipenuhi orang-orang dari berbagai dunia. Bentuk kesadaran baru, diharapkan kemudian akan menulari ke lebih banyak lagi orang lainnya.

Gili Evolution, spot finish dari GLowing Night Fun Run. Dokpri
Jalur padat Gili Trawangan ini, akan dimeriahkan ratusan pelari Night Fun Run WAD 2019. Dokpri
Sudut cantik lainnya di Gili Trawangan, Lombok. Dokpri
Kembali ke HMA, Ahmad S.Pd, berharap WAD bukan satu-satunya event di akhir tahun 2019 ini. Ragam event dari sekitar 60 anggota HMA yang berada di kawasan tiga gili, juga telah menyiapkan event-event lain.

“Usai WAD, kita sudah dekat dengan momen liburan panjang Natal dan Tahun Baru 2020. WAD, juga banyak event lainnya, kami harapkan dapat meningkatkan angka okupansi hotel. Yang utama, memberikan warna baru di kawasan tiga gili sendiri. Bahwa the gili’s tidak melulu wisata, namun juga event-event lain dengan nilai khusus. Seperti WAD ini,” pungkasnya.

Nah, jika kamu belum ada agenda berlibur, bagaimana dengan datang ke Gili Trawangan? Berbagi peduli dengan seribuan lebih peserta WAD 2019, serta beroleh kesan baru. ODA, OHIDHA, HIV dan Aids, adalah tentang kedepankan perilaku hidup sehat. Segeralah memeriksakan diri, dan kesempatan hidup serta berbuat yang terbaik, masih selalu terbuka lebar.

12 comments:

  1. Waduh, jadi kangen trawangan. Mau dong ke sana lagi. Kapan yaaa

    ReplyDelete
  2. Menarik sekali. Selain rekreasi, badan sehat juga menambah pengetahuan dan mengasah kepedulian ya

    ReplyDelete
  3. programnya menarik, ya. eventnya juga ada unsur edukasi yang positif bagi masyarakat. semoga makin banyak event kece gini ya

    ReplyDelete
  4. Event yang keren ya mba, kerjasama antara Disbudpar dengan pihak perhotelan ini. Bakal seru kalo akhir tahun liburan ke Lombok nih mba

    ReplyDelete
  5. Gili Trawangan. Satu lagi nih spot kece di Lombok yg ingin kukunjungi segera. Aamiin...

    ReplyDelete
  6. Programnya kok keren to Mbak Nanik...jadi kangen ke Trawangan lagi naik kapal goyang-goyang..Akmal sempet nangis lama karena takut hehehe

    ReplyDelete
  7. Kece nih programnya, edukatif, informatif plus bikin badan jadi makin sehat ya mbak

    ReplyDelete
  8. Duh... Pengen banget ke Gili Trawangan... Dan ke berbagai tempat menarik di Lombok ��

    Alhamdulillah acaranya sukses ya Bunsal

    ReplyDelete
  9. Mantep nih konsep acaranya. Jadi tak sekadar berwisata aja ya ke Gili Trawangan, tapi juga meramaikan event yang lain juga seperti glowing night fun run ini. Seru banget pastinya ya ketika ratusan orang memadati acara.

    ReplyDelete
  10. Bagus ada event beginian, selain meningkatkan kepedulian terhadap suatu isu penting, juga menggairahkan kembali pariwisata suatu daerah, ya..

    ReplyDelete