Lele & HP Cross CG 36

25 Desember, selain sebagai momen menyambut tahun baru, juga ultah ke 4 putri Pak Bos, kantor mengadakan lomba mancing lele antar karyawan. Hadiahnya lumayan juga. Juara lele terberat, berhak mendapat HP Cross CG36 dual mode [GSM dan CDMA on]. Juara ke 2 dan ke 3 mendapat hadiah uang tunai. 

Sabtu, 20 Desember, si HP sudah terbeli dan harus melalui uji proper and fit. Utak-atik ber3, yang lumayan bikin katrok adalah pilihan saat melakukan panggilan ke no CDMA dan GSM. Browsing di internet, infonya sangat minim [secara ini produk china dan blas nggak ada situs resminya]. Yang ada, pencet sana/sini, baca atas-bawah buku panduan. Dan yes, yang pintar tetap Bu Nanik, CS3. Iya itu, aku! 

Secara ternyata tombol panggilan tertulis huruf C dan G, aku ada pikiran, apa panggilan ditentukan oleh ke2 tombol tersebut? Dan ya! 

Pikiran saya itu benar sodara2. Saat memanggil no CDMA, tekanlah keypad pojok kiri atas yang bertuliskan C. Begitu juga untuk ke no GSM. Tinggal tekan tombol pojok kiri atas ke2 bertuliskan G, akan tersambung ke no GSM manapun. Dan ini hanya berlaku saat melakukan panggilan. Untuk menerima panggilan, tidak masalah. Tekan tombol bertuliskan C atau G, tetap bisa menerima panggilan. Sebenarnya, katroknya memang beralasan. Secara semua tombol berwarna biru dan tidak membedakan mana tombol dial, mana yang off. Tombol off masih di sebelah kanan atas dan hanya ditandai dengan ikon off, standar seperti HP manapun. 

OK, berikutnya, tes fitur-fitur lainnya. 

· Ada kamera. Lumayan. Standar banget. Yang agak istimewa, saat melihat gambar yang terekam, dilayar sudah tampil menu edit. Tambah-kurang kontrasnya dan rotasi. Shortcutnya dikeypad angka 1-3. Tidak harus masuk ke option pilihan seperti HP kamera standar lainnya. 

· Radio. Bagus juga. Ada sedikit efek bass yang 'brasaaa' di telinga. 

· Untuk radio, selain shortcut dengan menekan tombol bagian bawah dari tombol menu ditengah, juga keypad 2 dan 8 untuk volume. 

· Video. Idem kamera. Standarlah. Shortcutnya belum tahu. 

· MP3 dan MP4, belum tahu. Secara belum boleh masukin data-datanya. 

Tampilan? Lumayan juga. Hitam dan screen bisa buat ngaca. Kalau buat aku, yang bikin nggak kuku justru kemasan paketnya. Ungu J. Trus, box bawahnya hitam dan kardusnya juga cukup kuat. Kalo dibanding-bandingkan ma HPnya, bagus kotaknya. He he he.. 

Yang bikin deg-degan, siapakah yang beruntung mendapatkan si HP. Semoga masih aku juga yaa...Amin 

Sekarang, sedikit biografi dari si lele. Kolam lelenya tidak dimana-mana. Tapi, di halaman belakang mess kantor. Tepatnya bukan kolam. Tapi, terpal tebal sekian meter yang dibuatkan lubang sedalam 1/2 meteran ditanah dan disangga bambu sehingga menyerupai bak besar penampung air. Lubang ditanah ditutupi terpal tersebut dan dibentuk seperti kolam segi empat. Sepanjang eksistensinya, tercatat 3x-an peristiwa tsunami. Karena, lubang pembuangan air mampet dan bambu yang nyangga agak basah, air hujan yang berlebih akhirnya membentuk tsunami. Terakhir, hujan di rabu 18 Desember lalu, yang dilanda tsunami adalah dinding kolam bagian barat. 

Ditemukan 2 lele dewasa yang berhasil nebeng kabur dan 1 lele abg. Ketiga oknum pelarian berhasil diamankan serta dikembalikan ke kolam. Agar fair, umpan, kail dan joran [walesan] semua dari bos. Khusus joran, tidak pakai reel. Cukup joran bambu dan senar 6-10 lb 1 meter-an. Tidak boleh pakai pelampung. Duh, ini sih yang juara benar-benar yang beruntung. Secara semua alat pancing seragam. Yang membedakan, hanya pemancingnya dan nasib si pemancing. Semoga aku masih cukup beruntung. Setidaknya tetap di 3 besar-lah. 

Amin, yaa robbul alamin.

1 comment:

  1. Out Of Topic: I just want to say... HAPPY NEW YEAR 2009!!!

    ReplyDelete