Refleksi Satu Tahun Genpi Lombok Sumbawa

Berkesempatan hadiri Soft Launching kemudian Grand Launching kelompok relawan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) menjadi latar penting mengapa saya merasa begitu terikat dengan Genpi.

Genpi Lombok Sumbawa. Cred, Abah Baoq FB
Soft Launching di halaman belakang Hotel Aruna Senggigi, berikutnya Grand Launching di Hotel Lombok Raya Mataram yang dihadiri langsung Menteri Pariwisata Ir. Arief Yahya, Gubernur NTB Zainul Majdi, Kadispar Provinsi NTB L. M. Faozal serta pejabat tinggi dari Kementerian Pariwisata RI di rombongan Menpar.

Alasan utama lainnya, saya merasa begitu lekat dengan kepariwisataan di Lombok khususnya, NTB secara lebih luas. Beberapa kota kabupaten di Lombok sangat dekat dengan pantai, satu destinasi wisata favorit. Kota kelahiran saya misalnya. Kota Selong di Lombok Timur hanya berjarak sekitar tujuh kilometer dari pantai Labuhan Haji. 

Pantai yang lekat dengan banyak sejarah. Pelabuhan yang pernah antarkan para jemaah haji berangkat ke Tanah Suci Mekkah Al Mukaromah, habiskan waktu sekitar enam bulan karena perjalanan laut yang ditempuh. Pernah pula menjadi hunian para pedagang keturunan Cina dengan bangunan atau rumah tinggal khas, meski kini hanya tersisa di kisah dari mulut ke mulut. Kini, selain menjadi pelabuhan untuk bongkar muat beberapa bahan mineral atau sekadar pasir, pantai ini lekat menjadi destinasi wisata keluarga di kabupaten Lombok Timur.

Baca Juga : Soft Launching GenPI di Pantai Senggigi

Beberapa café kecil, banyak warung makanan, lapak-lapak sederhana penjual ikan laut segar bakar, memastikan setiap pengunjung bisa melakukan wisata alam serta kuliner.

Di beberapa sudut, tampak juga para hobiis mancing. Pemancing yang mencari ikan untuk kebutuhan keluarga atau yang hanya habiskan waktu pun mencoba teknik memancing baru. Sesekali, saya yang berkunjung bersama keluarga kecil, temui juga seorang penembak ikan. Spearfisher, dengan teknik memancing spearfishing.

Gambaran keseharian yang juga terjadi di kota Mataram dengan berbagai spot pantai terdekatnya, seperti pantai Ampenan, pantai Senggigi. Kota Praya di Lombok Tengah dengan garis pantai Teluk Kuta yang panjang, juga kota Tanjung di Lombok Utara dengan pantai Sire atau pantai Tebingnya.

Di samping spot-spot pantai, spot-spot air terjun juga relatif bisa dicapai di liburan akhir pekan. Demikian pula dengan Rinjani, satu magnet terbesar plus ikon pariwisata yang paling lekat dengan Lombok. Beberapa puncak bukit di sekeliling Rinjani kini menjadi destinasi one nite camp, hampir selalu penuh di setiap minggu.

Kondisi terkini yang membuat saya merasa (menyepakati) memang sudah tepat bagi lahirnya satu komunitas, organisasi, atau apa pun istilah yang paling tepat, seperti GenPI lahir.

Herjunot Ajie dan Joko Lukito, duo Sekum & Ketua Umum
Genpi Lombok Sumbawa 2017-2018. Cred: Ajie
Kondisi yang mengelindan dengan era teknologi serba digital, di mana gawai pintar yang sudah bisa menjelajah internet kini bisa terbawa sampai ke mana pun kita ingin pergi. Di sini, tentunya saat berwisata.

Lantas, di mana GenPI berperan dan untuk apa?

Mengutip bagian terbatas dari daftar pertanyaan umum tentang GenPI di web GenPI Lombok Sumbawa;
Generasi Pesona Indonesia adalah komunitas volunteer yang dibentuk oleh Kementerian Pariwisata RI. Saat ini sudah ada 10 GenPI di 10 Provinsi. Semuanya official dibawah Kemenpar saling bersinergi dan berkolaborasi untuk pariwisata Indonesia

Detail lain bisa kamu semua baca ulang di web GenPI Lombok Sumbawa di menu FAQ.

Joko Lukito, Ketua Umum Genpi LS 2017-2018.
Mbak Jhe Ipul, Koordinator tahun pertama Genpi LS. Dokpri
Selasa, 3 Oktober dua hari lalu, GenPI Lombok Sumbawa tepat berusia setahun. Mundur ke 3 Oktober tahun lalu, pesan-pesan singkat dari Menpar Arief Yahya serta Gubernur NTB Zainul Majdi, diingatkan Miq Ozal (L. M. Faozal, Kadisparprov NTB) di helatan sederhana ulang tahun di Rock Gilis Coffee kota Mataram.

Baca Juga: Acara Keren Genpi Lombok Sumbawa.

Bahwa, siapa pun kamu, bisa bergabung bersama GenPI. Memanfaatkan apa pun akun sosial media yang kamu punya untuk promosikan event-event atau destinasi-destinasi pariwisata di sekitarmu. Pemerintah benar telah berusaha memaksimalkan setiap cara mempromosikan pariwisata, dan akan lebih optimal lagi jika kamu yang muda mau bersinergi, manfaatkan pengetahuan digitalmu menyebar lebih jauh lagi informasi apa pun terkait pariwisata. 

Video dari Channel Bang Ajie di Youtube.

Kemasan-kemasan informasi, dengan nyawa serba positif, diharapkan mampu mencorongkan lebih jauh pun lebih luas lagi segala kegiatan positif terkait pariwisata. 

GenPI kini sudah hadir di lebih dari sepuluh provinsi dan masih akan dikembangkan lagi. Mengapa? Karena pariwisata hadir dari ujung Sabang ke Merauke. Memiliki kekhasan masing-masing. 

Seribu satu warna pariwisata. Seribu satu karakter dengan ragam latar profesi di GenPI. Bagaimana denganmu? GenPI? Gasss..

3 comments:

Lazwardy Perdana Putra said...

Kereen.. Smoga bisa kumpul breng kalian lg :)

Iqbal Mby said...

Gasss

aJie Ismail said...

Semoga semakin solid.. Thanks bunda...

Recent

recentposts

Random

randomposts