Link Banner

Digitalisasi BRI Dukung Pahlawan UMKM Indonesia

Sejatinya, siapakah ‘Pahlawan UMKM’? Menurut saya, inilah penerima paling tepat dari julukan istimewa ini.
Digitalisasi UMKM, diantaranya menyediakan QRIS untuk pembayaran digital. Dokpri
Dua tahun terakhir saya semakin intens beraktivitas bersama UMKM, khususnya di kampung halaman saya. Pulau Lombok. Tepatnya di wilayah kabupaten Lombok Timur. Bekal mendasar, ilmu-ilmu di berbagai ToT dengan spesifikasi modul Pemasaran Online (Digital atau Online Marketing), berujung saya menjadi Trainer dan Mentor UMKM dari salah satu kementerian.
Di samping kelas pelatihan sehari penuh, setelahnya kelas dilanjutkan dengan pendampingan langsung selama tiga bulan. Total saya berinteraksi dengan sekitar seratusan bapak dan ibu pelaku aktif UMKM selama program tersebut berlangsung. Begitu pun, rasanya tetap tak sebanding dengan apa yang telah dilakukan oleh bapak atau ibu itu sendiri. Pelaku langsung dari keberlangsungan usaha mereka masing-masing. 
Bagi saya, justru bapak ibu UMKM-lah yang ‘Pahlawan UMKM’ sejati. Kita mulai dari awal dulu. Niat yang diikuti tekad untuk terus berusaha, dimulai oleh mereka sendiri. Apapun bentuk ujian serta tantangan selama proses menjaga niat, tetap produksi, lalu memasarkan, berulang, mereka tetap berteguh hati.

Pendampingan Pihak Eksternal Bagi UMKM

Di kisah kepahlawanan mana pun, selalu ada pihak-pihak luar yang membantu. Dalam hal UMKM, salah satu yang bisa disebutkan, pihak-pihak perbankan. Contohnya, bank BRI. Bank BRI sediakan program-program yang linier dengan apa yang dibutuhkan para UMKM.
Era digital sekarang, tak ketinggalan, berjalan pula Digitalisasi BRI. Untuk mendukung UMKM yang semakin lekat dengan produk-produk, proses atau pemasaran serba digital, demikian juga yang disediakan oleh bank ini. Usaha penyelarasan, sehingga UMKM pun terbiasa berada di lingkungan usaha yang proses-prosesnya digital.
Apapun jenis usahanya, sistem pembayaran yang disediakan Bank BRI semakin memudahkan UMKM. Mulai dari pembelian bahan-bahan utama, pengelolaan modal, juga pilihan cara pembayaran pelanggan untuk produk-produk para UMKM sendiri.

UMKM Didukung Digitalisasi UMKM BRI

Kembali ke bazaar UMKM yang terakhir saya saksikan sendiri, seorang UMKM dengan produk minuman kekinian, memajang juga QR Code untuk pembayaran. Tidak perlu repot menyimpan uang tunai atau receh untuk kembalian. Harga produk langsung terpotong di saldo rekening atau eWallet pelanggan.
Apapun produk UMKMnya, digital telah menjadi kebutuhan utama. Dokpri
Digitalisasi yang dilakukan Bank BRI, praktik sistem pendukung terbaik yang dilakukan BRI untuk Indonesia. Berada di barisan terdepan, stakeholder yang semakin mensukseskan UMKM se-Indonesia. Menjadi pahlawan bagi dirinya sendiri, bagi keluarga dan siapapun yang terdekat di UMKM itu sendiri.
Saya jadi teringat kembali kutipan positif dari seseorang di acara pelatihan UMKM, bahwa tempaan pandemi selama dua tahun lalu, membuktikan beragam jenis bisnis UMKM lah yang mampu bertahan. Era digital dimanfaatkan UMKM dengan optimal. Sistem serba online melalui koneksi internet membantu sistem pemasaran atau pun transaksi pembelian produk UMKM, bisa langsung dari rumah-rumah mereka sendiri.
Pembelian langsung saat berada di bazaar-bazaar, pembayaran melalui interaksi sosial media, atau fitur chat online, praktis membuat UMKM bisa eksis tanpa harus sediakan modal besar. Baik misalnya untuk toko, gudang atau ruang produksi. Modal ini bisa dialihkan menjadi pengembangan produk, ketersediaan stok, serta keberlangsungan usaha.
Bank BRI menyediakan empat program khusus untuk ini.
Pertama, e_Farming. Sistem digital untuk UMKM yang area usahanya di bidang pertanian. Nah, kamu yang fokus di usaha ini, cari tahu lebih jauh program ini untuk kesuksesan UMKM-mu ya.
Kedua, e_Commerce. Yang ini, persis seperti kata dasarnya. UMKM disediakan wadah untuk memasarkan produk-produknya secara digital.
Ketiga, e_Financing. Aplikasi digital Si Apik, disesuaikan dengan kebutuhan mendasar para UMKM. Rekaman transaksi UMKM jadi tersimpan dengan baik.
Keempat, e_Payment, sarana pembayaran digital atau lebih kita kenal sebagai QRIS - Quick Response Code Standard.
Anyaman atau kerajinan tangan, salah satu dari banyak ragam UMKM. Dokpri
Empat jenis layanan digital di atas, sangat bisa dimanfaatkan UMKM. Bukan tak mungkin, jika awalnya memulai dari sepetak dapur di rumah, para pahlawan UMKM bisa memberikan sumbangsih semakin luas. Dimulai di rumah, meningkat menjadi tetangga-tetangga terdekat, sekampung, lalu bahkan menjadi produk UMKM khas, unik, oleh-oleh yang lekat dengan satu warna daerah tertentu di Indonesia.
Sejatinya Pahlawan UMKM, kembali pada bapak atau ibu, pelaku utama dari UMKM itu sendiri. Kalau kamu, menurutmu siapa ‘Pahlawan UMKM’ yang tepat?
Bunsal
Hi, you can call me Bunsal, despite of my full name at my main blog domain. A mom blogger based on Lombok, Indonesia. I do blogging since 2005 and lately using my new email and the domain, start on 2014.

Related Posts

There is no other posts in this category.

Post a Comment