Madu Trigona Di Pagar Rumah

Ada yang punya pertanda khusus saat akan mendapatkan rezeki? Saya ada. Sederhana sekali. Tak sengaja kenakan baju terbalik. Entah bagian belakang terpasang di depan, atau terbalik dalam artian harfiah. Jahitan baju dengan juntai sisa bahan yang dineci terpampang nyata.

Pertanda yang terjadi pagi tadi. Dus, alhamdulillah mewujud di rezeki siang ini. Panen madu bunga mangga!!

Perasan Madu Bunga Mangga. Dokpri
Setelah berseluncur mencari rujukan jenis madu yang dipanen kakak sulung saya satu jam lalu, ternyata merupakan madu bunga mangga. Sarangnya sendiri hanya pintu pagar seng sederhana. Empat ruang dari beberapa rusuk kayu yang ditutup dua lembar seng di dua sisi luarnya. Lebah kecil hitam membuat sarang di sisi bawah kiri. 


Baca Yuk: Spot Hang Out Sesuai Karaktermu

Sarang yang diperas sekitar dua genggam tangan dewasa. Tanpa campuran apa pun, kami mendapatkan dua pertiga gelas madu kental. Ketika dipindahkan ke botol kemasan minuman ringan, kira-kira seukuran 250 sampai 300 ml.

Terpaksa dipanen, karena sarang sudah ditinggalkan kawanan lebah. Juga karena pohon mangga yang berada semeter dari pintu pagar telah ditebang. Entah karena hilangnya pohon, atau karena pintu pagar kini selalu ditimpa panas matahari langsung, lebah pengumpul madu tak pernah muncul lagi. Padahal, dua pohon mangga masih ada di halaman depan dan belakang rumah.

Sarang Madu yang sudah diperas. Dokpri
Terpaksa dipanen, karena madu juga mulai berlelehan di sepanjang pintu pagar. Awalnya kakak sulung saya dan kakak ipar saya mengira lelehan itu cuma bekas getah mangga. Cek ricek, rasa manis segar beraroma mangga membuat kakak sulung saya curiga, jangan-jangan yang meleleh madu. Benar saja, selepas mencungkil salah satu sisi lembar seng penutup, tampaklah sarang madu yang benar-benar kosong. Tak ada seekor pun lagi lebah hitam kecil yang biasanya setiap pagi berkerumun di dekat pintu pagar.

Baca Yuk: Sedekah Lewat Tulisan, Begini Caranya

Saya? Segera mengabadikan momen panen madu, beberapa foto, sedikit video dan tentu saja tulisan sederhana ini .. ^^

Sarang Madu di pintu pagar seng. Dokpri
Di kampung saya, salah satu pagar batu apung tetangga juga tampak penuh dengan sarang lebah hitam kecil yang sama. Sesekali, beberapa titik basah dengan warna serupa madu, mengundang saya mencicip seujung kecil. Rasa khas madu, segarnya aroma mangga dan sedikit cecap asam serupa rasa citrus membuat lidah berdecak. Hmm, dijadikan minuman hangat mungkin akan makin terasa menyegarkan.

Lebah Trigona, si penghasil madu bunga mangga. Cred MaduBinaApiari Dot Co Dot Id
Sekarang, tubuh saya terasa hangat. Di sela panen tadi, tak tertahan saya mencicipi beberapa ujung jari. Besok boleh nih minta segelas madu bunga mangga hangat ke kakak .. ^^

Referensi: Web pil-tei dot com tentang -- mari-mengenal-beragam-jenis-madu --

12 comments:

  1. Ditempatku banyak mangga tapi ga ada madunya..

    ReplyDelete
  2. Saya belum pernah ketemu yang beginian sekalipun. Di Sumbawa, madu hutan aja yang banyak 😂😂

    ReplyDelete
  3. Wah enak sekali pasti ya mbak. Di pohon mangga saya juga gak ada madunya. Madu klanceng kadang ada. Hahah

    ReplyDelete
  4. Barakallah mbak, mangganya berbuah manis. Di pohon saya nggak ada. Semoga balik lagi ya mereka

    ReplyDelete
  5. Pohon manggaku cuma ada mangga mbak ga ada madu hahahhaha...

    ReplyDelete
  6. Wah enak seperti nya, belum pernah nyoba madu bunga mangga ini 😀

    ReplyDelete
  7. Masyaallah. Namanya juga rejeki ya. Madu sampai berlelehan 😍

    ReplyDelete
  8. Wah enaknyaa... ada madu di pohon mangganya. Pohon mangga saya nggak ada euy.

    ReplyDelete
  9. Baru tahu ada madu bunga mangga...seems legit jadi inget stok madu dirumah jg habis :(

    ReplyDelete
  10. Sy prnah cobain madu bunga asam....thats really great taste

    ReplyDelete
  11. Wah.. Madu alami berarti. Dari dlu ingin ngrasain madu lgsg dari pohonnya. Selama ini beli yg sdh dikemas

    ReplyDelete
  12. waah klo ditempat saya ga nemu nih mba kaya gini

    ReplyDelete