Siap Berbisnis Usai Kelas TTT Women Will Lombok Hari Kedua

Hari kedua kelas Training To Trainer (TTT) Women Will Lombok dibuka dengan brain storming influencer di sosial media. Bahwa ketika branding bisa dibangun di sosial media, ada kemungkinan penghasilan tambahan, bahkan rutin. Satu influencer di Instagram misalnya, dengan follower yang telah mencapai lebih dari 50ribu, per post bisa mendapatkan jasa di harga Rp 100.000,-.

Harga tersebut bisa lebih banyak untuk post video, atau jika akad kerja satu paket. Satu paket promosi di Instagram, umumnya meliputi post foto, video dan insta story.

Masih keseruan praktek materi Menangkal Hoax di hari pertama. Dokpri
Kondisi ini bukan tak mungkin diinisiasi sendiri oleh pelaku industri. Jika misalnya harus menyisihkan budget iklan ke influencer, pelaku usaha bisa membangun sendiri brand-nya. Detailnya bisa disimak di ulasan sub bag pertama.

Eksisnya Brand Melalui Media Sosial Dengan Dukungan Keterampilan Bisnis


Di tulisan pertama kemarin, sudah saya sebutkan beberapa fitur google yang harus dimiliki sebagai dasar mendukung kelengkapan pemasaran dan pengelolaan bisnis. Email khusus untuk usaha, akun Google My Business yang terkait dengan peta lokasi usaha, jejak digital (ulasan atau review produk, akun-akun media sosial). Sangat direkomendasikan untuk mengkhususkannya untuk bisnis saja dan memisahkannya dengan aktifitas personal.

Kompleksitas Manajemen bisnis bisa dimulai dengan memahami melalui Analisa SWOT (Strenghts, Weaknesses, Opportunity dan Threats – Kekuatan, Kelemahan, Kesempatan atau Peluang, Ancaman atau Saingan Bisnis).Misal, produk sate jamur. Kekuatan produk, makanan unik. Kelemahannya, produk cepat basi jika tidak segera dikonsumsi. Peluangnya masih bisa lebih di eksplor, misal tidak saja berbentuk sate. Ancaman bagi produk, keunikan lain apa yang bisa ditonjolkan agar bisa bersaing dengan produk sejenis.


Apapun jenis bisnis atau usaha, akan semakin bisa menguatkan brand yang diinginkan dengan menemukan jawaban dari setiap pertanyaan dari Analisa SWOT. Menurut Indra, pemateri kelas yang background akademisnya Teknik Industri, analisa SWOT paling sederhana untuk pebisnis pemula adalah Analisa SWOT produk.

Satu hal menarik di bagian setengah hari awal ini, muncul beberapa pernyataan di peserta kelas, ‘Orang Lombok Itu Susah’. Frase ‘Susah’ di sini menjadi ‘komplikasi’ dari karakter seperti ‘sulit menerima pengetahuan baru’, ‘sulit bekerja sama dalam tim’ atau ‘sulit diarahkan’. Nah, ambil sisi positifnya saja yuk. Mari bersama-sama menciptakan satu generasi Orang Lombok yang meng-counter, minimal, tiga anggapan tersebut.

Kembali ke situasi, bahwa bisnis atau usaha yang diinisiasi adalah milik sendiri, ada satu ungkapan yang perlu diterapkan. Terutama jika bisnis akhirnya berkembang dan membutuhkan banyak SDM (Sumber Daya Manusia) untuk menjalankannya. Leader doesn’t look for follower, Leader create New Leaders. 

Identitas utama produk akan paling diketahui oleh ownernya. Pengetahuan inilah yang kemudian diteruskan kepada para SDM baru. Jadi, menciptakan ‘sub owner’ yang mengetahui dengan baik karakteristik produk, untuk kemudian bisa memasarkannya dengan baik. 

Materi kelas kemudian makin spesifik. Cuzz, ke sub bag kedua.

Tips Sederhana Mengembangkan Beberapa Bisnis Tertentu


Jenis bisnis yang dipilih di sini, khas perempuan (baca: identik dengan dunia wanita). Bisnis makanan dan minuman, fashion serta kecantikan. 

Beberapa fitur Google yang bisa dimanfaatkan, disarankan untuk memulai dengan membuat akun Google My Business. Fitur lainnya, seperti Google Trends untuk mengetahui tren terkini dari bisnis makanan dan minuman, fashion atau kecantikan. Berikutnya, ada Google Slide. Fitur untuk membuat file presentasi, dimana memungkinkan file bisa diakses banyak orang dalam waktu bersamaan.

Contoh penyajian menu makanan - Nasi Briyani - yang dol-able (siap jual dan instagrammable). Dokpri
Detail lain, umumnya bisa dipelajari dengan menyerap sebanyak mungkin dasar-dasar pemasaran dari bisnis sejenis, tentunya dari brand-brand besar. Misal, di fashion, netizen Indonesia umumnya mengetahui brand Zara atau Little M dan Nevada (satu brand dari ritel Matahari). Di bidang kecantikan, brand Wardah kini sudah eksis sebagai kosmetik wajib para hijaber. Demikian juga di bidang Makanan dan Minuman. 

Materi kelas hari kedua, kembali ditutup dengan ‘Wanita Cerdas Menangkal Hoax’. Materi disampaikan Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia), yaitu Ibu Valentina Wiji. Mafindo sendiri berbasis volunteer dengan relawan dengan beragam latar profesi. Meski relawan, Mafindo telah terverifikasi dan memiliki web serta aplikasi yang bisa diunduh di playstore. 

Wah, yuk, yang ingin mengurangi jemaah penggemar hoax (mudah menerima, mudah menyebarkan atau mudah percaya – boleh pilih salah satu atau semua :D ), buruan bergabung bersama Mafindo.

Akhirnya, dua kelas TTT Women Will Lombok, Sabtu dan Minggu, tanggal 2 sampai 3 Maret selesai tepat pukul tiga WITA. Total delapan modul dan dua materi terkait hoax, telah melengkapimodal dasar 35 perempuan pengusaha di kelas Women Will Lombok. Tentu dengan harapan, masing-masing jenis bisnis atau usaha mereka, eksis dan semakin dikenal, baik online dan offline.

1 comment: