Mentari Menari di Whyndam Sundancer Resort Sekotong

Pelangi adalah juga tentang barisan warna warni. Namun, masih saja Biru, menarik perhatian saya lebih cepat. Warna yang juga segera saya temukan di Whyndam Sundancer Resort. Resort ini berada di Sekotong, Lombok Barat. Pilihan nama Sundancer bukan tanpa alasan. Di resort kental bernuansa biru, coklat dan pualam ini, momen sunrise dan sunset bisa dinikmati sekaligus. Ah, tak sabar hendak habiskan waktu. Bermalam dan berlibur di sini.

Lobby utama serta kolam seluas 900 meter persegi. Dokpri
Bahkan berada sangat dekat dari destinasi-destinasi cantik lain di kawasan Sekotong. Trio Gita Nada (Gili Tangkong, Nanggu, Sudak serta ekstra di Gili Kedis). Gili Asahan, Gili Gede, Gili Poh serta Gili Layar. Juga Teluk Mekaki nan indah, satu spot baru yang menjadi venue utama Mekaki Marathon.

Gerbang utama Whyndam Sundancer Resort Sekotong. Dokpri
Sabtu, 22 September, saya kunjungi resort ini bersama tiga rekan bloger, rekan media serta tim manajemen Lombok Taksi. Iyap, itu, moda transportasi publik yang terbaik di kelasnya. Si Burung Biru yang sudah puluhan tahun melayani pelanggan setianya di berbagai kota besar di Indonesia. Di Lombok, si burung biru dikenal sebagai Lombok Taksi.

Biru pertama, dipilih menjadi atap dari keseluruhan unit villa dan kelas apartment di Sundancer Resort. Lalu warna biru berikutnya di interior lobby, restaurant, lazy bed di sisi kolam, juga piranti makan serta seragam karyawan resort. Asyik. Serasa setiap saat dipenuhi lots lots and lots of Blue Vitamin Sea.

Puas mengambil banyak angle foto di ruang lobby, restaurant serta kolam renang, rombongan ternyata telah berkumpul di sea side restaurant. Spot restaurant lainnya berada di lantai dua, satu lokasi dengan restaurant dan mini bar yang bersisian dengan kolam renang serta lobby. 

Chef resort, Rahman Cahyadi, sempat kisahkan keunikan khas dari dapurnya. Sebagian besar cake atau roti appetizer, dipanggang menggunakan kayu dari batang pohon kopi. Tak tahan, segera saya coba langsung. Yumm. Wangi panggang yang unik langsung tercecap lidah. Andai tak khawatir terlalu kenyang, tiga roti yang tersaji di atas segarnya daun pisang akan habis.

Rombongan menikmati waktu, mengobrol bersama Nanang Supriadi, GM Whyndam Sundancer Resort. Beruntung lagi, hadir Mbak Leli. Salah seorang EO dari event besar Lombok lainnya,Mekaki Marathon. Berada di satu meja, Mbak Leli berkenan kisahkan progress event yang menyenangkan.

Kehadiran Whyndam Sundancer Resort, menambah deretan panjang akomodasi berkelas di Lombok. Berbarengan dengan berbagai event pariwisata, akomodasi dan atraksi diharapkan menjadi magnet tetap hidupnya kunjungan wisatawan ke pulau seribu masjid ini. Julukan yang sempat berubah menjadi pulau seribu tenda. Utamanya selama bulan Agustus, di mana Lombok diguncang ribuan gempa. Terbesar di 7 sr di tanggal 5 dan 19 Agustus lalu. Pun ratusan rekaman gempa di skala lebih kecil.

Di sela obrolan, main dessert mulai tersaji di hadapan masing-masing kami. Seafood yellow rice. Hidangan khas nusantara, nasi kuning, dengan topping seafood lezat. Bumbu khas nasi kuning berpadu pas dengan cumi dan udang, bahkan potongan kacang panjang, pelengkap sayuran di menu ini. Potongan telur puyuh genapkan tampilan khas nasi kuning.

Di hidangan penutup, es krim tersaji bersama Pisang Goreng Pandanan. Pandanan nama desa di mana resort ini dibangun. Private beach, berada tepat di depan area bangunan-bangunan utama, terpisah ruas jalan raya utama Sekotong. Lobby, restaurant, mini bar di tengah kolam seluas 900 meter persegi, dilatari oleh belasan bangunan villa serta apartment. 

Pisang goreng Pandanan. Sumpah, enaknya koq pake banget yak. Hihihi - Dokpri
Pastel isian seafood, menambah lezat semangkuk Corn Soup di appetizer. Dokpri
Wiken positif menyenangkan. Bersama menyatukan harap, NTB bangkit. Dampak gempa benar telah lumpukan sebagian wilayah Lombok di sisi utara, juga sebagian area di ujung barat Sumbawa. Namun, tak ada dampak signifikan di kawasan-kawasan wisata ikonik di sisi selatan Lombok. Salah satunya, Sekotong dengan Whyndam Sundancer Resort dan Mekaki Marathon di Teluk Mekaki. Akomodasi dan atraksi, jujukan utama liburan terbaik Anda di Lombok.

Resort serba biru dan Teluk Mekaki, tepatnya berada di sisi barat daya Lombok. Berjarak sekitar satu setengah jam berkendara dari Bandara Internasional Lombok (BIL). Melintas melalui by pass di ibukota kabupaten Lombok Barat, yaitu Gerung. Ruas jalan yang juga melintasi kawasan pelabuhan laut Lembar. Pantai-pantai dengan pemandangan serba biru persis di sisi jalan raya utama, beberapa gili (gili: pulau kecil) tampak di kejauhan, pun pohon-pohon khas perbukitan yang dekat kawasan laut.

Ingin sekaligus berkunjung di Trawangan nan femes? Perjalanan sekitar dua setengah jam, sebagian besar melintasi by pass di sisi luar selatan kota Mataram. Lintasan yang juga membuat Anda melewati kota tua Ampenan. Sekotong, Teluk Mekaki, juga Senggigi, kini siap menjadi destinasi wisata ikonik Lombok.

Tampiasih kak Rifqi, karyawan yang ambilkan foto saya ini. Yay, jadi bisa update foto profil sosmed.
Harapan positif saya, semoga juga setiap orang Lombok, dari satu hari menyenangkan di Whyndam Sundancer Resort, Sekotong.

1 comment:

  1. Ikut mendukung gerakan NTB bangkit.
    NTB semakin dikenal sampai ke manca negara.
    Bentuk resortnya bagus, seperti bentuk resort di pantai negara Amerika sana.

    ReplyDelete