Sinergi Pejuang Digital di Seminar Nasional dan Lokakarya Pembentukan Pandu Digital di Lombok Timur


Apa yang terbayang dari frase 'Pandu Digital'? Umumnya, kata Pandu identik dengan Pramuka. Satu aktifitas -- semacam wajib ain, yang mengakar di semua jenis institusi pendidikan. Berikutnya, Digital, kata baru yang daya menelusupnya berarti persis dengan makna denotatif kata digital itu sendiri.


Setidaknya, nyawa inilah yang tersampaikan benang merahnya di empat materi seminar, di Rabu pagi, 11 September 2019. Dra. Sadjan M.Si., gamblang meneruskan inti dari buku saku Pandu Digital. Inti kegiatan yang juga tergambarkan di materi 'Peran Kampus Dalam Menghadapi Era 4.0', disampaikan akademisi Universitas Mataram. Bahwa aktifitas-aktifitas digital kita, dalam batasan istilah 'LOTS serta HOTS, dipraktekkan kapan pun kita berselancar di dunia maya.
Dua materi lainnya, yaitu 'Bijak Menggunakan Medsos dan Menangkal Hoax' dan 'Peran Pemda Dalam Memajukan SDM Menghadapi Era 4.0'. Yang pertama disampaikan Dedi Permadi, Ketua Umum Siberkreasi, satu lembaga yang mem'bidan'i lahirnya komunitas Relawan TIK. Materi kedua, disampaikan Kepala Dinas Kominfo kabupaten Lombok Timur (Lotim), Ahmad Masfu S.E. M.M. Kadis Kominfo menggambarkan bahwa potensi jumlah penduduk di kabupaten yang juga terluas di pulau Lombok ini, perlunya event seperti hari ini, untuk mengoptimalkan SDM di Lotim.
Relawan TIK versus Pandu Digital?
Bersambung ..

14 comments:

  1. Menangkal HOAX di jaman digital seperti sekarang memang wajib dilakukan, ini tugas kita bersama agar info yang salah tidak menyebar dan merugikan kita semua...Mari berjuang bersama..

    ReplyDelete
  2. Lhoo..kok sudah? Bikin penasaran tentang Pandu Digital to ini? Hihi..

    ReplyDelete
  3. suka banget sama program seperti ini, soalnya kayaknya hoax itu semakin meraja lela dan bikin gemes ya

    ReplyDelete
  4. Ini mah bukan pandu yang pramuka atuh Bunsal... pandu yang mengacu pada panduan :)
    Penting loh panduan untuk kreatif dan memberikan manfaat melalui aktivitas digital kita ya saat ini.

    ReplyDelete
  5. Harusnya para mbah-mbah yang baru kenal dunia digital juga diajak seminar menangkal hoax ya? Di tempatku tuh malah mbah mbah yang lagi kenal smartphone semangatnya luar biasa nyebarin hoax via WAG ��

    ReplyDelete
  6. Bunsal aktif banget emang ya untuk memperkaya literasi digital. Perlu juga disebarkan ke banyak orang supaya melek digital

    ReplyDelete
  7. Penting banget nih pandu digital, sekarang berota hoax udaj ga kira2 banyaknya

    ReplyDelete
  8. Pandu digital cuma ada di Lombok atau ada juga di tempat lain, Bunsal? Pengen ikut kalau ada dimana2

    ReplyDelete
  9. Wah jadi ini relawan TIK Lombok baru dibentuk atau yg kepramukaan khusus dari relawan TIK Mba...

    ReplyDelete
  10. Keren nih jadi pandu digital, kita memberi edukasi bagi lingkungan kita untuk melek digital ya..

    ReplyDelete
  11. Wah pandu digital, memandu paea netijen biat gak gmpang kemakan hoax y

    ReplyDelete
  12. Keren, ada buku sakunya. Ini memang dibutuhkan untuk pedoman ya biar teknologi bisa tepat guna, ga disalahgunakan

    ReplyDelete
  13. Alu belum pernah ikutan nih bunsal acara sejenis ini. Seru ya pastinya. Bertabur dengan pengetahuan baru

    ReplyDelete