Libur Akhir Tahun Terbaik di Gili Kondo dan Gili Trawangan

Sebelas hari menuju 2018. Muhasabah apa yang bisa tertambahkan di awal setahun ketiga selepas empat puluh? Tak banyak. Mulai semakin menyederhanakan hitungan-hitungan. Meringankan yang memang sepantasnya tak harus berat. Tak mudah. Alhamdulillah, masih bisa dan semoga juga ke depan nanti, terlewatkan kembali.

Bidikan putri saya, siluet Rinjani dari atas pohon mangga depan rumah. Dokpri
Kenikmatan-kenikmatan di setengah tahun ini, justru semakin memaksa berdiam, mengapa bisa seberuntung ini? Banyak perjalanan berlibur yang tak memaksa mengeluarkan dana besar. Meski sayangnya memang liburan tanpa keluarga, ada kisah-kisah perjalanan yang terbagikan. Semoga di bagian endapan kenangan yang indah, pun membuat anak-anak saya menjadikan destinasi liburan tersebut sebagai destinasi liburan kami. Nanti. Semoga segera.

Jadi, untuk Mbak Uniek Kaswarganti salah seorang founder komunitas blogger Gandjel Rel Semarang dan Mbak Novia Domi emak blogger kece sesama pemuja kopi, saya akan masukkan beberapa trip liburan akhir tahun. Dua dulu, tepatnya. Trip dua hari, menuju gili-gili (gili berarti pulau kecil, Bahasa Sasak Lombok) cantik di Lombok. Pulau berjuluk seribu masjid dan kini lekat dengan brand Wisata Halal. Pulau kelahiran dan sebagian besar dari hidup saya di empat puluh dua tahun terakhir. 

Trip Sehari ke Gili Trawangan

Gili Trawangan berada di ujung barat laut pulau Lombok. Miliki spot yang berikan pemandangan menawan, matahari terbit berlatar siluet gunung Rinjani yang indah sekaligus matahari terbenam di batas horizon laut. Sayangnya, empat kali beruntung temukan dunia bawah laut nan indah, spot snorkeling di Gili Trawangan masih harus di daftar kunjung saya.

Dermaga Teluk Kombal, fastboat menuju Gili Trawangan. Dokpri
Sunset Teluk Kombal. Dokpri
Selain snorkeling, masih banyak aktifitas menarik lain yang bisa kamu lakukan untuk habiskan waktu di gili paling ramai dari duonya di Air dan Meno. Yang bisa saya ceritakan karena telah merasakannya sendiri, bersepeda kelilingi spot-spot teramainya.


Ragam jenis sepeda disewakan per jam mulai dari 25K idr. Harga lebih murah bisa kamu dapatkan, tergantung keberuntungan, kepiawaian nego dan faktor X ( : D ). Bagi saya, terlalu banyak spot-spot di Trawangan yang masih selalu menyentuh rasa suka. Sering tak terwakilkan diksi sebaik apa pun.

Keseharian di Gili Trawangan. Dokpri
Trip Sehari ke Gili Kondo

Jika Trawangan telah saya kunjungi di hitungan yang mulai terlupa urutannya, entah karena akan dijadikan tema arisan blog di minggu terakhir tahun ini, saya akhirnya beruntung kunjungi juga Gili Kondo. Gili cantik Lombok lainnya. Selalu lekat sebagai pulau kecil berpasir putih, laut jernih biru tosca. Cemara laut berlatar biru langit di kadar yang paling saya cintai.

Breathless? I do and still always do.

Meski kembali kunjungan pertama saya disambut mendung hitam tebal yang tutupi dua pertiga siluet Rinjani di sisi barat pandang (mengingatkan kunjungan pertama saya ke pantai Lakey Dompu dua tahun lalu), sekali ini dunia bawah laut sungguh benar semakin membuat saya jatuh hati.

Sure, Gili Kondo worth of many other re-visit. Dokpri
Belum di Gili Kondo. Tepatnya di sisi timur Gili Bidara. Satu dari kuartet empat gili di trip bertajuk dan lebih terkenal sebagai trip Gili Kondo. Selain dua nama ini, ada Gili Petagan dengan hutan mangrovenya dan gosong pasir yang dinamai Gili Kapal.

Karang-karang serupa pelangi pada berbagai ikan cantik yang berenang diatasnya. Demi keindahan serba membius ini, saya abai pada biru gelap tak berdasar di sejarak lima sampai sepuluh meter diujung taman karang. Ini serupa surga. Tak ada yang harus dikhawatirkan, karena surga masih saja tentang segala yang serba indah.


Berbeda dengan Trawangan, Air dan Meno, empat gili yang terhitung sebagai trip Gili Kondo berada di sisi timur laut Lombok. Tepatnya di kecamatan Sambelia kabupaten Lombok Timur. Jika Trawangan bisa kamu capai dari kota Mataram sekira satu jam berkendara, Gili Kondo dan sekitarnya berjarak 2.5 sampai tiga jam, terutama jika kamu terpaksa harus melintas di persimpangan-persimpangan terpadat ibukota propinsi NTB ini (Mataram).

Kisah di atas terasa tak lengkap? Bagaimana dengan sempurnakannya sendiri? Datangi Lombok dan kontak saya untuk detail itinerary yang jadikan libur akhir tahun kamu menjadi penuh kesan.

7 comments:

  1. Masya Allah cantiknya mbaa..moga ada rezekiku main ke sana lagii aamiin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin mbak Dedew..
      Kabar2i yaaa, hope we can hang out bareng, puas2in ngiderin Lombok ^^

      Delete
  2. Aku belum pernah sama sekali ke Lombok, dan jadi ngiler nih Bunsal baca artikelmu ini. Jika ada rejeki bisa ke sana, temenin ya keliling ke tempat2 di atas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin mb Uniek.
      Semoga juga jeng2nya komplit with family yaaa.
      Sampe puassss nikmati & nge-shoot spot2 cantik Lombok.

      Ill wait ^^

      Delete
  3. Aku jadi pengen ke Lombok lagi, Bunsal. Semoga ada kesempatan kesana lagi bareng keluarga. Aamiin

    ReplyDelete
  4. Aaah jadi kangen Lombok..belum eksplor Lombok Timur nih :D

    ReplyDelete
  5. Aku mauuu kelombok. Tapi blm pernah kesampaian.. Kapan2 harus kesanaa

    ReplyDelete